Print

SEKILAS TENTANG IBADAH HAJI

Islam Agama Tauhid
Agama Islam adalah agama Allah yang diwahyukan kepada semua Rasulnya sejak Nabi Adam a.s sampai dengan Nabi Muhammad s.a.w, agama yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad s.a.w adalah mata rantai terakhir agama Allah yang telah disempurnakan-Nya.

Islam yang disampaikan oleh semua Rasul Allah mengajarkan bahwa hanya Allah, Tuhan yang berhak di sembah. Inilah ajaran Tauhid yang merupakan landasan dasar ajaran Aqidah yang disampaikan oleh semua utusan Allah s.w t.

Peribadatan agama Islam akan sejalan dengan bentuk-bentuk peribadatan yang melambangkan kebesaran Syi'ar Allah, hal tersebut akan sangat terasa di saat-saat melaksanakan Ibadah Haji di saat kita sama-sama terpusat pada arah yang satu yaitu Ka'bah Al Musyarafah.

Ibadah Haji dalam Syari'at Islam yang disampaikan Nabi Muhammad s.a.w mengajarkan upacara-upacara peribadatan yang sangat jelas hubungan-nya dengan Syari'at Islam yang disampaikan Nabi Ibrahim a.s. Agama yang diajarkan oleh Nabi Ibrahim a.s, mengajarkan Tauhid tercermin dalam bacaan Talbiyah setelah kita memakai pakaian Ihrom menuju Baitullah "labbaik-allahumma labbaik labbaika laa syarika laka labbaik innal hamda wan ni'mata laka wal mulk laa syariikalak".

Berpakaian Ihrom bagi Jama'ah Haji melahirkan sikap tawadhu' merendahkan diri terhadap kebesaran Allah.